Stres dengan Kerjaan, ASI tetap Lancar

Stres dengan Kerjaan, ASI tetap Lancar

Cara Memperbanyak ASI : Bunda Hana adalah salah staff pabrik di salah satu perusahaan besar di Indonesia. Ia sangat sibuk dengan pekerjaannya yang menuntut komitmen dan kerja kerasnya. Kesibukan semacam ini dapat berakibat buruk bagi sebagian ibu-ibu yang tengah menyusui bayinya. Akibat tersebut lebih kepada kualitas ASI yang kurang baik dan berkurangnya volume ASI yang dihasilkan untuk sang buah hati. Sedangkan banyak studi menyebutkan bahwa anak usia 0 sampai 6 bulan sangat membutuhkan ASI untuk perkembangan kecerdasan mereka. ASI menyambung sel-sel jaringan otak dengan lebih cepat. Selain itu, ASI juga mengandung energi yang ideal untuk pertumbuhan fisik bayi. Beberapa yang disebutkan hanyalah sebagian kecil dari manfaat ASI untuk dekbay (adek bayi). Lalu apa jadinya bila dekbay tidak mendapat asupan ASI yang cukup?

Untungnya, buah hati bunda Hana tidak sampai mengalami hal yang seburuk itu karena bunda Hana telah berhasil mengatasi permasalahan ketidaklancaran ASI sebelum itu berakibat buruk. Bagaimana caranya? Ternyata bunda Hana mengkonsumsi Madu ASI Umi. Madu ini sengaja dibuat untuk ibu menyusui dan menjaga mereka untuk terus memberikan ASI yang lancar sekaligus berkualitas. Terlebih bila bunda adalah seorang pekerja keras yang menghabiskan sebagian waktunya di luar rumah. Belum lagi tekanan pekerjaan yang bisa saja mengganggu dan mengurangi kuantitas ASI. Madu ini diformulasikan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Sebagaimana bunda Hana, madu ini cukup dikonsumsi 2x sehari dan dalam beberapa hari, hasil akan terlihat. Tenang, madu ini tidak menimbulkan efek samping karena terbuat dari bahan alami.

Berbicara tentang bahan alami, berikut 5 komposisi penting, yakni madu pilihan terbaik, ekstrak daun katuk, ekstrak pegagan, sari kurma, dan propolis. Kelimanya diolah dan dijadikan madu dengan rasa yang manis. Inilah salah satu yang membedakannya dari madu hitam yang marak di pasar obat herbal. Dengan kandungannya yang tinggi, bunda tidak perlu langsung banyak mengkonsumsinya, cukup 2x sehari. Termasuk pada saat puasa, madu tidak mempengaruhi daya tahan atau pencernaan dalam tubuh. Selain itu, madu ASI Umi juga sangat bagus dikonsumsi pada saat menyusui. Hasil yang dirasakan akan lebih terasa tentunya. Amannya madu ASI Umi juga sudah dibuktikan dengan telah mengantongi izin edar dari Dinas Kesehatan Indonesia. Anda tidak perlu khawatir lagi dengan khasiatnya. Tapi Anda perlu khawatir dengan yang berikut ini…

Dampak dan Manfaat dari Asupan ASI

Bunda Hana sepertinya sudah memahami dampak dari kurangnya ASI pada buah hatinya. Maka dari itu meski bunda memiliki kesibukan yang dapat berakibat berkurangnya asupan ASI, ia tetap berusaha memberikan yang terbaik untuk anaknya. Caranya adalah dengan mengkonsumsi madu ASI Umi agar kuantitas dan kualitas ASI tetap terjaga. Di samping sang anak mendapatkan haknya, sang ibu juga mendapatkan energi dan kesehatan dengan mengkonsumsi secara rutin. Sayangnya, tidak semua orang tua mengetahui apa saja bahaya dari kekurangan ASI bagi sang buah hati. Sehingga timbul pembiaran meski ASI dirasa kurang. Tentu ini dapat berakibat buruk bagi anak dan bundanya di masa mendatng. Untuk itu, mari kita lihat apa saja yang ditimbulkan bila ASI kurang mencukupi kebutuhan buah hati.


Akibat yang pertama dari kurangnya ASI adalah anak tidak memiliki daya tahan tubuh yang bagus. ASI memiliki zat-zat yang sangat berpengaruh pada sistem imun dan merupakan kandungan terbaik yang sangat dibutuhkan anak-anak. Bila sistem imun tidak mendapatkan asupan nutrisi yang baik, maka kekebalan tubuh akan melemah. Alhasil, sang anak akan mudah terserang penyakit mulai dari penyakit ringan seperti diare, gangguan pencernaan, sampai penyakit dan infeksi berat yang mengancam jiwa mereka. Selain soal sistem imun, tak cukupnya asupan ASI juga akan membuat tubuh mereka melemah. Dengan tubuh yang lemah, anak-anak kita tidak akan terlihat bersemangat. Mereka cenderung diam dan tidak bahagia. Hal ni disebabkan oleh kandungan energi pada ASI yang tidak dikonsumsi oleh tubuh sang anak. Sedangkan pada usia 0 sampai 6 bulan, ASI menjadi makanan utama yang sangat penting.

Sedangkan untuk bunda, termasuk bunda Hana, memberikan ASI akan membuat mereka memiliki resiko kanker ovarium lebih kecil karena adanya peregangan pada otot-otot payudara ketika memberikan ASI. Selain itu, dengan memberikan ASI secara langsung, ibu akan membangun ikatan dengan sang anak. Itulah sebagian kecil dari dampak dan manfaat yang dirasakan bila bunda memberikan dan tidak memberikan ASI pada anak.

Setelah ini, diharapkan bunda tetap menyempatkan memberi ASI. Bila permasalahan bunda sama dengan bunda Hana, maka madu ASI Umi siap membantu memecahkannya. Anda tidak perlu lagi khawatir tidak memberikan asupan ASI yang cukup atau yang tidak berkualitas. Mari berikan anak-anak kita asupan ASI terbaik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *