ASI Tetap Lancar Walau Sudah Anak ke-4

ASI Tetap Lancar Walau Sudah Anak ke-4

ASI Tetap Lancar Walau Sudah Anak ke-4

Cara Memperbanyak ASI : ASI adalah makanan terbaik untuk bayi yang baru lahir. ASI menjadi salah satu penentu apakah si anak akan tumbuh dengan optimal, atau justru sebaliknya. Namun faktanya, ada banyak bunda di luar sana yang menghadapi masalah yang cukup serius terkait ASI ini. Contohnya adalah minimnya kuantitas ASI yang diberikan kepada sang anak. Masalah ini muncul disebabkan oleh tekanan pekerjaan yang membuat bunda stres sehingga mempengaruhi kuantitas ASI. Pada akhirnya, dekbay (adek bayi) menjadi mudah rewel dibuatnya. Dan pada jangka panjang, pertumbuhan anak tidak akan maksimal, terutama pada aspek kecerdasan. Maklum, ASI memiliki kandungan bermanfaat seperti omega 3, DHA, dan AA yang sangat dibutuhkan otah pada masa pertumbuhannya. Akan tetapi, ini bukanlah satu-satunya sebab dari minimnya jumlah ASI.

Bunda Ratih salah satunya. Bunda yang satu ini mengalami hal yang sama namun dengan sebab yang berbeda. ASI bunda Ratih cenderung sedikit yang membuat rewel sang buah hati. Ternyata setelah ditelisik lebih jauh, penyebabnya bukanlah pada tekanan pekerjaan, melainkan usia bunda Ratih ketika menyusui. Maklum, kecilnya kuantitas ASI didera bunda Ratih pada buah hati ke-4. Masalah ini pun juga cukup sering ditemui di kalangan ibu menyusui dan menjadi masalah yang serius bila tidak ditangani sesegera mungkin. Mengapa demikian? Sebab kualitas ASI sampai di masa kini tidak bisa disamai oleh susu formula terbaik sekali pun. Sehingga sang anak mutlak memerlukan ASI dari bunda mereka. Hal itu nampak tidak dibantah oleh bunda Ratih dengan mencari solusi atas permasalahannya.

Baca Tulisan Lainnya : Madu Asi Umi Membantunya untuk Pumping Asi Sebelum Bekerja

Solusi tersebut adalah Madu ASI Umi. Madu ini dibuat dari bahan alami khusus untuk keperluan bunda yang sedang menyusui. Apa saja 5 bahan alami tersebut? Yang pertama adalah madu terbaik yang menjadi bahan utama. Madu tersebut diformulasikan dengan 4 bahan lainnya, seperti ekstrak daun katuk, ekstrak pegagan, sari kurma, dan propolis. Bunda Ratih pun senang menkonsumsi madu ini setiap pagi dan malam karena rasanya tidak pahit seperti madu hitam yang tengah marak di pasar herbal. Dengan waktu yang relatif singkat, bunda Ratih berhasil menaikkan kuantitas ASI untuk anak keempatnya. Namun jangan salah, madu ASI Umi tidak hanya menjadi solusi bagi bunda yang memiliki masalah kuantitas ASI yang disebabkan oleh usia saja, melainkan juga dengan sebab tekanan pekerjaan sampai faktor bawaan.

Namun seiring berjalannya waktu, bunda Ratih tidak hanya mendapatkan ASI dengan kuantitas yang banyak saja lho. Beberapa manfaat lain yang juga tak kalah penting juga didapat oleh bunda Ratih. Apa saja manfaat lain itu? Yang pertama, menaikkan kualitas ASI. Tidak hanya soal kuantitas, melainkan juga soal kualitas. Kualitas ASI dapat mudah terlihat dari tingkat kekentalan. Semakin encer ASI tersebut, maka bisa dikatakan ASI tersebut tidak berkualitas. Madu ASI Umi juga akan membantu bunda untuk menaikkan kekentalan ASI sehingga lebih berkualitas. Kualitas ASI juga akan berdampak pada otak anak. Hal ini didukung dengan fakta bahwa ASI adalah faktor utama yang membantu pertumbuhan kecerdasan pada anak sejak usia 0 sampai 2 tahun. Sayang sekali bila ada bayi yang melewatkan masa itu dengan ASI yang tidak berkualitas.

Selain pada otak, ASI yang berkualitas juga akan membantu menaikan imun pada anak. Dengan sistem imun yang baik, sang anak juga akan lebih kebal dari penyakit. Mereka juga akan menjadi lebih aktif dan tumbuh dengan lebih baik. Itu adalah manfaat yang didapat oleh adek bayi, apakah ada manfaat lainnya yang didapatkan oleh bunda Ratih dan bunda lain yang mengkonsumsi madu ASI Umi ini? Tentu ada. Manfaat yang paling utama telah disebutkan di atas, yakni menaikkan kuantitas dan kualitas ASI. Manfaat yang selanjutnya adalah membantuk bunda Ratih untuk tetap fit, meski dalam masa menyusui sekaligus bekerja sekalipun. Ini adalah sifat dasar dari madu, yakni membantu me-recovery tenaga seusai digunakan seharian. Dan dari sinilah muncul produksi ASI yang berkualitas.

Selain untuk keperluan recovery dalam pekerjaan, madu ini juga membantu pemulihan untuk bunda seusai melahirkan. Pemulihan ini juga sangat dibutuhkan oleh seorang ibu agar segera bisa merawat anaknya yang baru lahir. Sangat bermanfaat bukan? Kabar baiknya lagi, madu ini tidak membuat ketergantungan. Bunda Ratih dan bunda-bunda yang lain bila merasa ASI-nya sudah cukup lancar, konsumsi madu bisa dihentikan. Dengan ini maka bisa dijelaskan bahwa madu ASI Umi bukanlah obat addictive. Nah, bunda bisa mengkonsumsinya 2x sehari, yakni pada pagi dan malam saja. Aman dikonsumsi sekalipun pada saat puasa. Jangan menunda untuk dekbay mendapatkan ASI yang premium berkualitas tinggi. Inilah masa mereka mendapat nutrisi maksimal dari ASI bunda mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *